Minggu, 30 Desember 2007

Jangan Kau Jatuhkan

Ini memang menyakitkan
Untuk kita berdua
Rasa kehilangan terasa
Menutup segalanya

Perpisahan telah datang
Untuk menjauhkan kita
Tapi ini bukan salahmu
Dalam cerita kita

Jangan kau jatuhkan
Air matamu
Semua tak layak kkau tangisi
Karena semua telah berakhir

Hapuslah air itu
Yang mengalir dari matamu
Lelah kaki melangkah
Untuk menjauh

Kita memang tidak
Pernah ditakdirkan
Untuk bersama
Selamanya

Aku Bersama Kamu

Bukan untuk membatukan
Perbedaan antara kita
Bukan karena kegelapan
Yang Memisahkan kita

Walau ada kerenggangan
Yang membuat kita jatuh
Tapi aku aka nada di sisimu
Selamanya…

Mari bergandeng tangan
Genggan tanganku, sahabat
Aku bersama kamu, sahabat
Dalam suka dan duka

Percayalah, sahabat
Aku berdiri di sampingmu
Memaknai sebuah persahabatan
Antara dunia

Sabtu, 29 Desember 2007

Seolah - Olah Tuhan Hadir

Munggu kemarin aku datang kembali ke Rumah Bapa. Aku berkunjung ke rumah Bapa untuk memperingati kelahiran Bapa.

Seolah – olah Bapa hadir di sisiku. Aku ingin menangis, Bapa. Menangis! Inikah kerinduanku kepada Bapa? Sebelumnya, aku tak pernah ingin menangis seperti ini. Aku seperti Engkau ajak bermain di suatu tempat yang mengenangkan nuansa baru di tengah kehangatan kita.

Aku benar – benar sungguh rindu kepadaMu, Bapa. Ini seolah – olah keelokanku untuk kembali kepada DiriMu, Bapa. Peluklah aku! Karena aku merindu kepadaMu, Bapa. Aku adalah anak yang telah hilang dan kembali kepada Bapa.

Seolah – olah ini adalah jawaban atas kegelisahan yang telah lama kucari. Dan kini kutemukan Engkau sebagai jawabannya. Bapa, peluk aku, anakMu yang telah hilang!

Minggu, 23 Desember 2007

Doa Sepotong Roti

Tuhan melahirkan aku
Hanya sebagai sepotong roti
Sepotong roti yang kecil

Masih ingatkah Tuhan
Akan apa yang Tuhan lakukan
Kepada lima ribu orang itu
Melalui aku

Ya Tuhan,
Aku hanya sepotong roti
Sepotong roti yang kecil
Biarlah aku dapat membuat
Yang memakanku merasakan
Betapa besarnya Kasih Tuhan
Melalui aku
Biarlah aku dapat membuat
Mereka kenyang yang memakan aku
Walau aku hanya sepotong roti yang kecil.

Doa Seorang Ibu

Ya Tuhan,
Tubuhku semakin sayu dimakan usia
Tenagaku semakin lenyap hilang dibawa waktu
Aku tak bisa menghidupi anakku sendiri.
Aku tak lagi sanggup… tak lagi sanggup

Janganlah Kau ambil aku dari antara mereka
Biarlah aku berusaha agar mereka tetap hidup
Walau tubuhku telah ruak termakan usia
Dan aku tak lagi sekuat dulu
Menghidupi anak – anakku, Tuhan

Jagalah mereka, Tuhan
Agar mereka tetap terlindung beratapkan cinta Tuhan
Biar mereka tetap bisa menikmati dunia
Jagalah mereka, Tuhan
Sampai nanti mereka dapat mandiri
Berdiri sendiri dan sampai aku kembali padaMu

Jumat, 21 Desember 2007

Manusia dengan Realita Hidupnya

Manusia...
Kita hanya manusia
Yang harus bisa menerima
Apa arti kehidupan
Bagaimana realitanya
Apapun yang terjadi
Entah apa yang terus menerjang

Manusia...
Hanya sebuah bentukkan yang beraneka ragam
Yang Tuhan ciptakan
Dengan berbagai macam garis kehidupannya

Kamis, 20 Desember 2007

Jika Hidup Harus Selesai

Saat nafas hidupku berhenti
ketika tubuh tak lagi bergerak
Ketika air mata tak lagi mengalir
Untuk dirimu

Darahku mulai berhenti
Mengalir ke hatimu
Betapa kerasnya aku berusaha
Memiliki cintamu

Jika hidup harus selesai
Jangan tangisi aku

Jika aku tahu
Saat diriku harus berhenti
Jika hidup harus selesai
Jangan tangisi aku

Jika hidup harus selesai
Jangan tangisi aku